Menurut riset kependudukan yang terstandar global, kebutuhan jumlah
kelahiran rata-rata yang dibutuhkan dalam rentang waktu 25 tahun adalah
2,11 anak per keluarga. artinya jika tingkat kelahiran kurang dari 2,0
maka kebudayaan & peradaban disana akan mati. Faktanya, mari kita
lihat tingkat kelahiran di Eropa. Prancis 1.8, Inggris 1.6, Yunani dan
Jerman 1.3, Italia 1.2, Spanyol 1.1.Tapi, saat ini statistik penduduk di
Eropa meningkat secara signifikan, bukan dari angka kelahiran melainkan
dari gerakan imigrasi arus bawah yang dilakukan umat islam yang berasal
dari Afrika Utara. Jika di Prancis rata-rata kelahiran ada 1.8 anak per
keluarga non-muslim, maka keluarga muslim memiliki 8.1 anak per
keluarga.Sekarang di Prancis bangunan masjid menjamur menyaingi gereja
dan sebanyak 30% anak di bawah 20 tahun merupakan muslim. Di kota yang
lebih besar seperti marseille, bahkan Paris jumlahnya naik hingga 45%.
Sehingga, diprediksi pada tahun 2027, 1 dari 5 orang Prancis adalah
muslim, dan dalam 39 tahun ke depan Prancis akan menjadi republik islam
terbesar di Eropa Barat. Hal yang sama terjadi di Inggris, Belanda,
Rusia. Bahkan pemerintah Belgia menyatakan 1/3 dari anak yang lahir di
Eropa adalah muslim hanya dalam 1 dekade ke depan.Pemimpin Libya, Muammar Qadafi menyatakan, “Allah telah memberikan tanda kebangkitan islam di Eropa tanpa pedang, tanpa senjata apapun dan tanpa penaklukan. Saat ini lebih dari 52 juta muslim Eropa akan membalikkan angka populasi yang bertahan di sana selama berabad-abad dan dikuasai umat kristen, dan menjadikan seluruh daratan Eropa menjadi kawasan super islam atau Islamic Super State.” allah telah memberikan bukti yang nyata tentang kebangkitan muslim di Eropa dan Amerika, serta penyatupaduan gerakan islam dalam konferansi khalifah.
Namun, sudah barang tentu yahudi laknatullah tidak akan tinggal diam. BANGUNLAH, bangun dan buka mata anda, karena jika anda tertidur anda tidak akan melihat apa-apa.
Sumber : Novus Ordo Seclorum karya Zaynur Ridwan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar